Meriahkan HUT Sabu Raijua, 3000 Orang Ikut Tarian Pedoa Secara Masal

Sebelumnya tarian pedoa secara masal telah masuk rekor muri pada tahun 2013 silam yang mana saat itu diikuti oleh 1500 orang penari. Pantauan seputar-ntt.com dilapangan, masyarakat yang ikut semuanya memakai pakaian adat lengkap. Mereka datang dengan berbagai kedaraan dan memadati lapangan Napae.

Tarian Pedoa masal ini dpimpin oleh tiga orang penyanyi (mone Pejo) yang berasal dari Kecamatan Sabu Barat, Sabu Timur, Sabu Tengah, Sabu liae dan Hawu Mehara. Hanya Kecamatan Raijua yang terpisah pulau yang tidak mengambil bagian dalam acara ini. Walaupun diikuti oleh ribuan orang namun para penari bisa mengiringi nyanyian secara serentak.

“Ini sebagai wujud suka cita masyarakat dalam merayakan ulang tahun Sabu Raijua dan bukan untuk memecahkan rekor Muri tahun lalu. Kita mau membangkitakan semangat masyarakat untuk tetap memelihara tarian tradisi yang ada” ungkap Wakil Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke.

Nikodemus Rihi Heke juga mengatakan, Pada momen HUT Sabu Raijua kali ini diwarnai dengan nuansa adat dan budaya. “Pada saat Upacara HUT juga semua wajib menggunakan pakaian adat lengkap. Ini kita lalukan untuk tetap melestariakan adat dan Budaya yang ada di daerah ini.” katanya.

Nikodemus Rihi Heke menjelaskan, tarian pedoa secara masal ini hanya salah satu dari berbagai kegiatan yang dilakukan dalam rangka merayakan HUT Sabu Raijua yang ke-6. Sebelumnya ada dialog bersama masyarakat yang dilakukan di pasar Nataga. Dalam dialog ini berbagai hal dikemukakan oleh pemerintah tentang pembangunan di Sabu Raijua sekaligus mendengar aspirasi dari masyarakat.

Berita Sabu Raijua